DIKSARPRAM XL : DIKSAR LAPANG DARING NAMUN TERASA LURING

Hello Genk!

Selamat datang di Rubrik kami, Kakak pembaca semua!

Rubrik Humas Racana Brawijaya yang pastinya membahas informasi menarik seputar Kepramukaan Pandega dan hal seru lainnya.

Pada Minggu (14/11) Racana Brawijaya melaksanakan kegiatan. Diksar lapang adalah salah satu rangkaian Pendidikan Dasar Kepramukaan (Diksarpram) yang dilakukan di Racana Brawijaya. Kegiatan ini biasanya dilakukan di alam terbuka dengan berkemah selama 3 hari dan berisi penerapan materi yang diberikan saat diksar ruang. Namun, keadaan pandemi yang memaksa kita untuk melakukan semua kegiatan dilakukan secara daring membatasi aktivitas kita untuk berkemah seperti biasanya. 

Reka kerja Diksarpram XL tidak kehabisan ide untuk membuat kegiatan diksar lapang yang dapat dilakukan dari rumah masing-masing. Meskipun dilaksanakan secara daring, kegiatan diksar lapang tidak hanya sebatas duduk di depan laptop saja bahkan sampai jalan keluar rumah. Jadi, walau dilakukan dari rumah masing-masing masih terasa sedikit kegiatan “lapang”.

Kegiatan diksar lapang tahun ini diawali dengan senam bersama secara virtual dengan instruktur dari anggota Racana Brawijaya sendiri. Setelah bersenam,ada sarapan pagi bersama secara virtual sekaligus agar mempererat kekeluargaan walaupun sedang terbatas jarak. Lalu dilanjutkan pada kegiatan inti yaitu penjelajahan yang dilakukan di daerah rumah masing-masing. 

Pada penjelajahan ini tamu racana diberi penugasan membuat peta pita dari rumahnya sampai pos terakhir.  Penentuan titik-titik pos pemberhentian dibantu menggunakan aplikasi Google Maps dengan jarak antar titik sejauh 300m. Terdapat 4 pos pemberhentian pada penjelajahan ini dimana masing-masing pos terdapat penugasan. Di pos 1  tamu racana diminta untuk melakukan perubahan lingkungan agar menjadi lebih baik, contohnya seperti memungut sampah, menyingkirkan batu di jalan, dan lain-lain. Di pos 2 terdapat penugasan memecahkan sandi angka lalu dijawab menggunakan morse. Di pos 3 tamu racana diminta untuk membantu sesama manusia atau makhluk hidup yang ada disekitarnya. Dan pada pos terakhir terdapat penugasan sandi kotak 2 yang harus dijawab dengan semaphore.

Pada kegiatan diksar lapang ini juga terdapat sesi materi tentang pengenalan reka kerja sebagai bekal saat menjadi anggota Racana Brawijaya nantinya. Setelah sesi materi, tamu racana melakukan presentasi mengenai rancangan kegiatan yang sudah mereka buat dengan kelompok masing-masing. 

Seluruh rangkaian Diksarpram ini diharapkan dapat menjadi bekal yang bermanfaat saat telah dilantik menjadi anggota Racana Brawijaya. Walaupun Diksarpram tahun ini masih dilakukan secara daring karena pandemi, tapi ilmu yang didapatkan semoga dapat berguna bagi kakak-kakak tamu racana.

 

penulis artikel : M. Nur Rohman Yajid (Diksarpram 38)

Bagikan ke :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top