Dialog Racana Brawijaya: Pramuka dan Eksistensinya

Hello Genk!

Selamat datang di Rubrik kami, Kakak pembaca semua!

Rubrik Humas Racana Brawijaya yang pastinya membahas informasi menarik seputar Kepramukaan Pandega dan hal seru lainnya.

Kesempatan kali ini Racana Brawijaya berkesempatan untuk mengadakan kegiatan Dialog Racana Brawijaya yang diselenggarakan pada hari Minggu 12 September 2021. Kegiatan kita ini mengusung tema “Pramuka dan Eksistensinya”. Kegiatan Dialog Racana Brawijaya kali ini menghadirkan 3 narasumber yaitu ada Kak Bahrur (DIKSARPRAM 30) dan Kak Naning (DIKSARPRAM 30) sebagai alumni dari Racana Brawijaya serta Kak Al Khas (DIKSARPRAM 36) sebagai anggota Racana Brawijaya.

Melihat pramuka dari masa ke masa, pramuka pada zaman dahulu (di zaman Kak Bahrur dan Kak Naning) di dalam Racana Brawijaya sedang mulai berubah ke masa transisi. Hal ini dikarenakan mulai banyaknya anggota yang menaruh minatnya terhadap Racana Brawijaya. Pada saat itu, ada banyak sekali progam kerja yang dilakukan seperti jelajah pantai selatan, studi banding, kegiatan HUT Racana Brawijaya, dan kegiatan bakti sosial yang dilakukan di Ranupani. Dari sudut pandang Kak Bahrur dan Kak Naning sendiri, progam kerja RB yang paling berkesan pada saat itu ialah kegiatan latihan gabungan nasional yang dilakukan Racana Brawijaya dengan mendatangkan peserta dari seluruh wilayah di Indonesia mulai dari Sabang hingga sampai Merauke.

Di masa sekarang, apalagi dalam situasi pandemi Covid-19 yang melanda di Indonesia dan seluruh dunia, menuntut pramuka untuk bisa beradaptasi dengan situasi pandemi saat ini. Kegiatan pramuka yang dahulunya dilakukan secara tatap muka, kini mengharuskan pramuka untuk dilakukan secara virtual. Kondisi seperti ini merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh setiap anggota pramuka. Setiap individu dalam pramuka harus siap siaga untuk bisa menghadapi tantangan-tantangan yang ada. Pramuka tidak boleh hanya pasrah terhadap keadaan. Walaupun saat ini pramuka dilakukan secara virtual, maka kita sebagai anggota pramuka tetap harus bisa mempersiapkan dan melaksanakan setiap program kerja yang ada dengan maksimal. Pramuka harus bisa beradaptasi dan menunjukkan eksistensinya baik dalam setiap kegiatan yang dilakukan serta memberikan benefitnya terhadap masyarakat.

Berbicara mengenai eksistensi Pramuka, dunia pendidikan menjadi tempat yang paling berpengaruh di dalamnya. Saat ini kegiatan Kepramukaan telah menjadi sebuah hal yang wajib dalam dunia pendidikan untuk diikuti oleh setiap siswa. Menurut Kak Naning, kewajiban mengikuti pendidikan pramuka bagi setiap siswa merupakan sebuah konsep yang sangat bagus, akan tetapi dalam pelaksanaannya sendiri belum bisa dilakukan secara efektif. Hal ini disebabkan karena faktor masih banyaknya tenaga pendidik yang belum melakukan Kursus Mahir tingkat Dasar (KMD). Pada dasarnya Pramuka wajib dalam dunia pendidikan hanya ditekankan pada penanaman karakter Pramuka dalam diri setiap individu. Pramuka wajib ini melatih sikap kedisiplinan siswa agar mereka bisa menjadi generasi yang disiplin dan bertanggung jawab serta menjadi insan yang bermanfaat bagi orang lain.

D masa globalisasi saat ini, masih banyak orang-orang yang menganggap bahwa pramuka merupakan kegiatan yang sudah kuno. Melihat statement ini, kak Al khas berpendapat bahwa penyebab dari pramuka yang terkesan kuno dikarenakan kurikulum atau metode pembelajaran di dalam pramuka yang kurang update. Berbeda dari kak Al khas, menurut sudut pandang kak Bahrur, pandangan pramuka yang terkesan kuno tergantung bagaimana kita memandang diri kita sendiri sebagai pramuka. Pramuka kuno tergantung bagaimana diri kita sendiri mengemasnya agar sesuai dengan zaman yang ada saat ini.

Sejatinya kegiatan Pramuka merupakan kegiatan yang memberikan manfaat melalui pengabdian kepada masyarakat. Baik dalam situasi tatap muka atau virtual, pramuka tetap harus bisa memberikan manfaatnya kepada masyarakat. Kenyataannya (offline) sendiri, manfaat pramuka dapat terlihat melalui adanya anggota pramuka yang menjadi relawan  untuk membantu dalam proses vaksinasi Covid-19 yang terjadi baru-baru ini. Di sisi lain, dari segi pramuka secara online, manfaat pramuka terlihat melalui bagaimana anggota pramuka untuk menyebarkan berita-berita yang bermanfaat bagi masyarakat.

Bagikan ke :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top